Alfharizi

Anak Nagari Tiku

Arsip untuk Mei, 2008

Pengemis Buta dan Rasulullah SAW

Ditulis oleh alfharizi di/pada Mei 25, 2008

Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap
harinya
selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya,
Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu
pembohong,
dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan
dipengaruhinya.

Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan
makanan,
dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang
dibawanya
kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang
menyuapinya
itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari
sampai beliau wafat.

Setelah wafatnya Rasulullah SAW,  tidak ada lagi orang yang membawakan
makanan setiap
pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat
Rasulullah SAW yakni
Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak
bukan merupakan
isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya  kepada anaknya itu,Anakku,
adakah kebiasaan
kekasihku yang belum aku kerjakan?

Aisyah RA menjawab,Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan
hampir tidak ada
satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja.
Apakah Itu?, tanya Abubakar RA.
Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan
membawakan
makanan untuk
seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana, kata Aisyah RA.

Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk
diberikan kepada
pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan
itu kepadanya.
Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik,
Siapakah kamu?
Abubakar RA menjawab,Aku orang yang biasa (mendatangi engkau).
Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku, bantah si
pengemis
buta itu.

Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak
susah mulut ini mengunyah.
Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku,
tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut,
setelah itu ia berikan padaku, pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata
kepada pengemis itu,
Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah
seorang
dari sahabatnya,
orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW.

Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar
RA, dan kemudian berkata,
Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya,
ia tidak pernah memarahiku sedikitpun,
ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia….

Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA
saat itu juga
dan sejak hari itu menjadi muslim.

Nah, wahai saudaraku, bisakah kita meneladani kemuliaan akhlaq Rasulullah
SAW?
Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau?
Beliau adalah ahsanul akhlaq, semulia-mulia akhlaq.

Kalaupun tidak bisa kita meneladani beliau seratus persen, alangkah
baiknya kita berusaha
meneladani sedikit demi sedikit, kita mulai dari apa yang kita sanggup
melakukannya.

Ditulis dalam Religion | Leave a Comment »

Sajak BuaT aYah dan Bunda

Ditulis oleh alfharizi di/pada Mei 23, 2008

“”"”" AYAH – BUNDAKU “”"”"

Bunda,
Engkau adalah
Rembulan yang menari dalam dadaku

Ayah,
Engkau adalah
Matahari yang menghangatkan hatiku

Ayah – Bunda
Kucintai kalian berdua

Seperti aku mencintai syurga

Semoga Allah mencium Ayah – Bunda
Dalam taman-Nya nanti

Amin…..

Aku mencintai-mu Bunda
Aku sayang pada-mu Ayah

mei 2008,,,=suara hati anak nagari tiku=

Ditulis dalam diary, sajak dan puisi | Leave a Comment »

untitle

Ditulis oleh alfharizi di/pada Mei 23, 2008

BUKAN…JARAK YANG JADI PEMISAH..

BUKAN PULA RAGA…YANG HARUS MELIHAT WAJAH…

DAN BUKAN PULA BENTUK..UNTUK DI NILAI…

KENAPA…MESTI MEMBENCI..JIKA BISA MENCINTAI..

DAN KENAPA …MESTI MEMAKI…JIKA BISA MEMUJI…

TIAP MANUSIA MEMILIKI DAN TAK DIMILIKI OLEH YANG LAIN…

TAPI YAKIN KAN HATI KITA SEPUTIH AWAN YANG BERGANTUNG DI CAKRAWALA PAGI NAN CERAH DAN BIRU SEBIRU LAUT TIKU..

JANGAN TANYA DI MANA DAN KEMANA AKU PERGI..

YAKIN KAN HATI DALAM LANGKAH KAKI MENUJU PINTU CAHAYA SYURGA.

Mei 2008, =anak nagari tiku=

Ditulis dalam diary, sajak dan puisi | Leave a Comment »

balada anak nagari

Ditulis oleh alfharizi di/pada Mei 23, 2008

* SERING KALI KU KATAKAN PADA ANGIN…

BUKAN RUPA YANG MENJADIKAN KITA INDAH DI PANDANG.

JUGA BUKAN HARTA YANG MEMBUAT KITA LEBIH KAYA…

DAN TIDAKLAH TAHTA MEMBUAT KITA BIJAKSANA…

TAPI…

KENAPA ANGIN TETAP ANGKUH DENGAN PRINSIPNYA

AKU JUGA INSAN PENDOSA DAN HINA DINA…..

TAPI AKU TAKUT AKAN MURKANYA,KU INGINKAN KITA …

AKU,KAU dan SEMUA BISA BERJALAN DI ATAS CAHAYA YNG SAMA ,INDAH,SUCI,IKLAS MENUJU JEMBATAN TUJUH IRISAN..

KU YAKINKAN KAU JUGA TAU ?…

JANGAN… , JANGAN….LAGI KAU LAKUKAN KESALAHAN KU YANG TERLALU NAIF DENGAN DUNIA.

APALAH ARTI RUPA,HARTA,TAHTA.JIKA TAK ADA BAHAGIA…

TAK ADA SENTUHAN DARI SANG PENCIPTA…..

BUANA INI TAK LAMA,

DIMENSI LAIN AKAN TERBENTANG JUA ,

BILA SAMPAI TITIK JENUHNYA….

DEDAUNAN GUGUR DI MUSIM INI …

AKU TERUS MENAPAKI..

GELAPNYA SENJA DI PANTAI TIKU, ,,,,,,TERASA GERAH…

TAPI KU YAKINKAN SEJUK DI JIWA

KARNA KU INGINKAN CAHAYANYA.

DAN ITU SEMUA KARNA KAU DAN SEMUA YANg SEPERJUANGAN DENGAN KITA ADA .

=Anak Nagari Tiku=

Ditulis dalam diary, sajak dan puisi | Leave a Comment »